Wahai Orang-orang Yang Semoga selalu dalam Perlindungan Allah SWT, Ingatkah anda sekalian dengan janji yang sudah di sepakati dengan Allah SWT sebelum Beliau Mengizinkan anda Tuk Lahir ke Alam Dunia ini....????? Pasti tidak,,,,, karena Allah ingin kita Mengingatnya ketika kita sudah Beranjak Dewasa / Akhir Baliq, sebagai Pengingat Bahwa kita tidak akan hidup Selamanya...
Wahai sekalian Makhluk Ciptaan ku yang ada di Langit maupun di Bumi, Hari ini aku akan menciptakan seorang Anak Manusia..
Para Malaikat pun bertanya : Wahai Tuhan Ku, Anak Manusia seperti apakah yang engkau akan ciptakan ????
Tuhan pun berseru : anak manusia yang suci dan polos Iblis pun iri dengan ciptaan Tuhan itu (manusia) dan seraya berkata kepada Allah....
iblis : Ya Rabb izinkan aku untuk Mencoba Anak Manusia ini agar bisa ikut bersama ku....
Tuhan pun Berseru : Silahkan saja, aku akan Menangguhkan Mu Hingga Hari Kiamat nanti...
Lalu Allah SWT Menciptakan Ruh dan Jasad untuk Calon anak Manusia itu.... Lalu setelah Jasad / Badan sudah berumur 4 Bulan di dalam kandungan kemudian Allah SWT Tiupkan Ruh-Nya ke dalam Jasad.... Dan setelah usia 9 bulan dan si calon anak manusia siap Lahir ke Dunia maka Allah SWT pun berseru kepada Anak itu....
Wahai Fulan bin Fulan Aku telah TETAP-Kan TAKDIR Mu, Yakni : Mati Mu.... Rezeki Mu.... Jodoh Mu... Jenis Kelamin Mu..... dan Calon orang tua Mu...
Lalu si bayi pun bertanya... ya allah apakah aku akan sanggup hidup di dunia nanti...?
Tuhan Pun Berseru : Mati Mu adalah takdir ku, kau tidak akan bisa merubahnya kecuali rezeki dan jodoh mu... Jikalau kelak kau Memaksa akan Merubah kelamin mu aku Tidak akan Meridhoinya... maka kembali Lah kepadaku dengan Kelamin yang Aku sudah Tetap kan dari Awal sebelum tanda-tanda Ajal Menjemput Mu...
Si bayi pun Kembali Bertanya : Ya Allah orang tua seperti apa yang akan kau berikan kepadaku ? Orang Tua yang tentunya baik dan akan selalu menjagamu.... Aku mengizinkan Mu Lahir ke Dunia dengan Keadaan Suci, Orang Tua Mu lah yang kelak yang akan Mencetak Mu... Ingat kelak kau akan kembali kepadaku, berusahalah agar jika kau kembali kepadaku, amalan-amalan Baik Mu lebih.
Dan ketika sebayi merasa tidak sanggup maka sang bayi pun kembali,tanpa sempat menghirup udara, atau sesaat setelah menghirup udara,atau setelah menangis. dan mungkin sebelum baliq. tergantung janjinya/permintaan sang bayi
No comments:
Post a Comment