Wuih….. kalo
tidur memang gak terasa. Padahal Aku tidur tadi mulai, jam 10 pagi. Dan rasanya
tadi malam juga gak begadang. Tapi gak tau kenapa Aku jadi telat bangun,
padahal jam 2 siang ini Aku ada kuliah. Dan sekarang sudah jam 3. Mana hari
ini Dosennya bukan Dosen yang kemaren,
gak tau kenapa. Kemarin sich Dosen baek banget, tapi yang baru ini gak tau
dah. Daripada baru masuk langsung
pulang, Aku milih masuk kelas yang session B. Bukan sok rajin, tapi gimana lagi
kalo sering gak masuk nanti takutnya kalau nilainya jelek gak ada yang bisa
bantu.
Sampai kampus
Aku langsung nuju kelas. Disitu Aku liat Dosen nya kayaknya gak killer. Aku
langsung minta izin. “Bu, saya tadi kelas
A. Hari ini saya minta izin untuk masuk kelas B”, kata Ku dengan pelan dan ekspresi memelas. “oh,
tidak apa-apa,” kata Bu Dosen. “ Ibu
gimana kalo seterusnya saya masuk di kelas
B” pinta Ku lagi. “ Tidak masalah,
selama Dosennya masih saya” jawab Bu Dosen. Asik nich, minggu depan jadi
gak perlu berangkat jam 2 siang lagi. Bayangkan jam segitu kita harus kuliah,
jam-jam itukan jamnya istirahat.
Ketika
perkenalan Ibu Eni (ternyata namanya Eni) menggambarkan 4 gambar yang berbeda.
Yang pertama kotak, terus segitiga, huruf Z, dan lingkaran. Kami semua diminta
memilih satu gambar. Dari sekian mahasiswa, hanya dua gambar yang dipilih.
Yaitu kotak dan lingkaran. Setelah diberitau apa makna dibalik masing-masing
gambar baru Aku mengerti. Untuk yang memilih kotak itu menandakan orang
tersebut ber IQ tinggi (jadi nyesal gak milih kotak). Dan untuk yang milih
lingkaran (termasuk Aku), menandakan orang tersebut suka berhayal atau
berangan-angan. Hebat, kebetulan atau apa? Aku gak tau. Yang pasti teori ini
sesuai dengan kebiasaan Ku. Asik juga ternyata ni kelas, mirip-mirip sama Dosen
yang dulu suasananya. Gak terasa jam sudah pindah dari angka 4 ke angka 5.30.
Hapaaaa…. 5.30,bentar lagi buka puasa nich. Dan kelas ini belum juga bubar!!!#########!!!!
Yah, namanya
juga kehidupan gak selamanya sesuai dengan apa yang kita inginkan……..
Nb : cerita ini
bukan fiktif belaka, jika ada kesamaan dengan alur cerita ini berarti nasib kita sama.
No comments:
Post a Comment